img

Tradisi Tumpengan Satukan Insan BNI, Perkuat Semangat Pengabdian di Usia ke-80

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar prosesi tumpengan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 perusahaan. Momentum syukuran yang dihadiri jajaran Dewan Komisaris, Direksi, Senior Leaders, purnabakti, dan BNI Hi-Movers tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan delapan dekade sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa.

Dalam tradisi Indonesia, tumpeng melambangkan rasa syukur, kebersamaan, dan harapan akan keberlanjutan. Nilai-nilai tersebut selaras dengan budaya BNI yang selama 80 tahun menjadi fondasi perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat, beradaptasi terhadap perubahan, dan terus berkontribusi bagi pembangunan nasional dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara.

Secara simbolis, potongan tumpeng pertama dalam prosesi tersebut diserahkan kepada insan BNI yang merepresentasikan semangat dedikasi dan kebersamaan dari berbagai penjuru Indonesia. Penyerahan dilakukan kepada salah satu pemenang Service Excellence Value Award (SEVA) 2026, Andri dari KC Tanjung Balai Karimun (Wilayah 02), serta kepada salah satu pemenang BNI Employee Excellence (BEE) 2026, Ibu Susilawati Buchari dari Kantor Wilayah 11 Luwuk Branch Office. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi insan BNI dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah.

Sebagai bagian dari penghormatan terhadap insan BNI lintas generasi, manajemen juga memberikan apresiasi kepada delapan purnabakti yang telah mengakhiri masa baktinya. Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi para purnabakti dalam mendukung pertumbuhan BNI sekaligus mewariskan nilai-nilai profesionalisme, integritas, dan semangat Swadharma Bhakti Nagara kepada generasi penerus.

Delapan purnabakti yang menerima apresiasi tersebut terdiri atas:

* Rika Ariesti dengan jabatan terakhir sebagai Branch Manager di BNI Singkawang Branch Office
* Dani Wardhana dengan jabatan terakhir sebagai Retail Business Remedial & Recovery Team Leader di RCR - Regional Collection & Recovery Department - Regional Office 04
* Ninik Silviani dengan jabatan terakhir sebagai Manager Procurement 1 di Procurement & Fixed Assets Division
* Sri Indayani dengan jabatan terakhir sebagai Branch Service Manager di BNI Kawasan Industri Medan Branch Office
* Ananta Munawar dengan jabatan terakhir sebagai Branch Manager di BNI Bekasi Branch Office
* Legendariah Bur Rasuanto dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Finance, IT & Operations di BNI Finance
* Syalom Lidya Mona Tarore dengan jabatan terakhir sebagai Customer Service Supervisor di BNI Manado Branch Office - Kanaka Sub Branch
* I Nyoman Astiawan dengan jabatan terakhir sebagai Business Program Division Head di Business Program Division

Rangkaian syukuran HUT ke-80 BNI juga disemarakkan dengan peluncuran seragam baru frontliner BNI. Peluncuran tersebut menjadi salah satu wujud semangat pembaruan perusahaan dalam memasuki usia delapan dekade sekaligus memperkuat identitas frontliner sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah.

Komisaris Utama BNI, Bapak Omar Sjawaldy Anwar dalam sambutannya mengatakan bahwa usia 80 tahun merupakan bukti ketangguhan, kemampuan beradaptasi, dan kepercayaan yang terus diberikan masyarakat kepada BNI sejak didirikan pada 5 Juli 1946. Menurutnya, sejarah BNI tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa karena lahir sebagai bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Omar menegaskan, warisan tersebut harus dijaga dengan memperkuat kapabilitas insan BNI, menegakkan integritas dan tata kelola yang baik, serta terus menghadirkan inovasi. "Kepercayaan nasabah dan pemegang saham adalah aset terbesar yang kita miliki. Karena itu, integritas tidak boleh dikompromikan dan transformasi harus terus dilakukan agar BNI tetap menjadi bank yang relevan dan dipercaya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Bapak Putrama Wahju Setyawan mengatakan, HUT ke-80 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang perusahaan dalam menjaga kepercayaan, menghadirkan harapan, dan mengabdi bagi Indonesia sejak didirikan oleh R.M. Margono Djojohadikusumo pada 5 Juli 1946.

Ia menjelaskan, selama delapan dekade BNI telah melewati berbagai fase penting, mulai dari mendukung pembangunan ekonomi nasional, menjadi bank BUMN pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia, memperluas jaringan internasional, melewati berbagai krisis, hingga menjalankan transformasi digital. Seluruh perjalanan tersebut, kata Putrama, mencerminkan semangat Swadharma Bhakti Nagara yang menjadi jati diri BNI.

Pada kesempatan tersebut, BNI juga memperkenalkan buku "8 Dekade Jejak Dharma Membangun Nagara" sebagai dokumentasi perjalanan perusahaan sekaligus sumber literasi bagi generasi penerus agar nilai-nilai pengabdian BNI terus terjaga lintas generasi.

Menurut Putrama, prosesi pemotongan tumpeng menjadi simbol bahwa setiap pencapaian perusahaan merupakan hasil kerja bersama seluruh insan BNI. "Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap pencapaian adalah hasil estafet pengabdian lintas generasi dan buah dari kepercayaan yang terus kita jaga. Mari kita lanjutkan semangat tersebut dengan terus melayani sepenuh hati," katanya.

Melalui semangat kebersamaan yang tercermin dalam tradisi tumpengan, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai Swadharma Bhakti Nagara, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan inovasi agar senantiasa Terus Ada, Ada Terus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

SHARE: