img

Pengaruh Perang Dagang AS dan China terhadap Indonesia

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dampak dari perang dagang kedua negara tersebut terhadap Indonesia adalah aliran modal asing yang kian tertekan dikarenkan risiko berinvestasi yang meningkat.

Pada akhir kuartal 2018, Indonesia mendapat aliran modal asing yang cukup deras yang berbeda dengan kuartal I-2019 ini yang kondisinya terjadi penurunan arus investasi atau portofolio asing. Hal tersebut salah satunya terjadi karena ketidakpastian dampak dari perang dagang.

Tapi, Perry Warjiyo meyakini Indonesia masih memiliki peluang yang besar untuk menarik investasi asing di dalam negeri. Sebab, dalam dua taun ke depan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat diprediksi bakal tertekan dan bank sentral setempat sangat agresif menaikan suku bunga satu tahun terakhir, tidak akan lagi menaikan suku bunganya.

Hal ini bisa menjadi daya tarik investasi portofolio ke negara berkembang seperti Indonesia, sepanjang imbal hasil menarik dan premi resiko terjaga.

Pemerintah Indonesia kini terus mengkaji untuk mendorong ekspor, khususnya di sektor-sektor prioritas yang ditetapkan Kementerian Perindutrian dalam roadmap Making Industry 4.0, seperti makanan dan minuman.

 


Semoga perang dagang kedua negara segera mereda dan menghasilkan kesepakatan yang baik untuk semua pihak, termasuk Indonesia sebagai negara berkembang yang pasti terkena imbasnya.

 

*sumber berita: https://money.kompas.com/read/2019/06/12/090700326/ini-dampak-perang-dagang-as-china-ke-indonesia-versi-bank-indonesia

SHARE: